“Eh… Mba Echa ya…”, sapa seorang anak perempuan yang perawakannya seukuran aku. Aku segera bangkit dari dudukku dan menyalami anak gadis yang baru saja menyapaku.
“Iya, ni de siapa ya?”, ucapku seraya tersenyum kepadanya.
Putih, manis, dan tinggi.. Dia terlihat begitu sempurna. Nggak seperti diriku yang biasa-biasa saja, dengan tinggi badan yang hanya mencapai 158 cm dan berat badan hampir 50 kg’an dan kulit kuning langsat, aku tumbuh menjadi seorang gadis yang pemalu dan menyimpan banyak misteri.
“Nela mba…”, jawabnya seraya tersenyum.
“Ini lho kakak kelas kita di SMK dulu, inget nggak?”, ucap gadis berparas cantik itu pada satu dari sekian banyak anak yang berbondong-bondong memenuhi warteg di samping kosku.
“Mmm… Lupa Nel, hehe”, ucapnya lirih seraya menyalami aku. Aku dengar perkataan itu de, Sakiiit… Huft
Aku yang sedang menunggu temanku yang parasnya cantik dan pribadinya yang menarik, duduk lagi di kursi
... baca selengkapnya di Get Spirit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
----------- || .::. || Flow(s) is a line that route by it's way. Why are we must be back to cross the flow ?
Monday, December 15, 2014
Get Spirit
Saturday, December 13, 2014
Persiapkan Dirimu
Di suatu pagi yang cerah Alina, Eka, Nani dan Rere pergi ke sungai untuk bermain air dan mencari ikan. Mereka adalah sahabat dari kecil. Kemanapun mereka pergi pasti selalu berempat. “Nani, gandeng tangan Eka dong” seru Alina yang lalu mengandeng tangan Eka dan Rere. “Ayo kita bernyanyi bersama biar suasanyanya lebih ceria” seru Eka “Ayo!” bersama-sama mereka bernyanyi. “Di sini senang di sana senang di mana-mana hatiku senang 2x lalalala lalalal 3x” mereka tertawa semua.
Jalan menuju sungai sangat indah. Melewati hutan pinus yang rindang dan sejuk. Jalanan berbatu dengan haluan menanjak dan menurun. “Hem.. bau segar sungai. Ayo kita hampir sampai” kata Rere. “Jangan lari nanti jatuh” seru Eka memperingatkan mereka yang berlari di depan. “Wah.. akhirnya kita sampai” seru Nani dengan sumringah.
Setelah sampai di tepi sungai, mereka mulai bersiap-siap untuk bermain air. Sungai di sana sangat jernih dan mengalir tenang. Ikan-ikan dapat terlihat dengan jelas. Dengan membawa bakul nasi mereka mulai masuk ke a
... baca selengkapnya di Persiapkan Dirimu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sakit Gigi dan Sakit Hati
Oleh: Ongky Hojanto
Setiap kita pasti pernah mengalami kedua hal di atas, yang tentunya respon dari setiap kita akan berbeda terhadap dua hal tersebut. Sakit gigi adalah sakit secara fisik yang dapat menyebabkan pikiran kita terganggu. Saya yakin Anda tidakakan bisa bekerja secara optimal disaat sakit gigi sedang dating menghampiri Anda. Jangankan bekerja secara optimal, mendengarkan suara yang keras, bunyi bisingpun mungkin akan membuat Anda yang lagi sakit gigi akan naik pitam. Untuk sakit yang jenis ini ada dokter spesialis yang akan membantu Anda menanganinya, sedangkan untuk sakit yang kedua adalah sakit hati. Sakit yang secara fisik tidak kita alami akan tetapi terjadi didalam pikiran kita sendiri. Walaupun tidak berhubungan secara langsung dengan cedera fisik, kerusakan fisik, atau masuknya virus dan bakteri kedalam tubuh, sakit ini bisa menyebabkan produktifitas kita menurun, emosi kita meningkatkan dan bahkan terkadang sensitive terhadap perkataan dan ucapan seseorang yang belum tentu bermaksud jelek. Sakit gigi ada
... baca selengkapnya di Sakit Gigi dan Sakit Hati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Friday, December 12, 2014
Pè-Ès-Cé
Sudjono adalah satu nama di antara belasan guru Sekolah Dasar yang menjadi top of mind di benak saya sampai detik ini. Sebuah percakapan terjadi di kelas 5A pada hari Senin pagi minggu pertama bulan Maret 1971. Pak Djono, sebagaimana biasa, selalu memulai pelajaran menggambarnya dengan cerita. Berikut adalah salah satu cerita yang menggurat di ingatan saya:
Seorang lelaki tua tinggal di pusat kota Jakarta. Ia biasa bangun pagi, mengunci pintu, menuju ke arah jalan raya, dan berjalan melewati trotoar menuju Stasiun Gambir; kemudian duduk di pinggiran jalan masuk stasiun, dan meminta-minta kepada para calon penumpang kereta api. Ia selalu melakukannya setiap hari, hampir tanpa sela. Ia kemudian duduk di tempat dan sudut jalan yang sama; dan ia sudah melakukannya selama 20 tahun.
Rumahnya sangat kotor dan jorok. Setiap kali pergi meninggalkan atau kembali ke rumah, ia sendiri mencium bau sangat tak sedap dan kadang menimbulkan sentakan dari arah lambung dan terasa mau memuntahkan cairan lew
... baca selengkapnya di Pè-Ès-Cé Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
BOOK COACHING: MENJADI PENDAMPING PENULIS
03 November 2008 – 08:54 (Diposting oleh: Hendri Bun)
Dua bulan saya nyaris absen total dari dunia maya. Dua hingga tiga bulan belakangan, saya memang sedang digempur habis oleh kesibukan atau aktivitas penulisan karya terbaru saya sekaligus pendampingan-pendampingan penulisan buku para klien. Dan, seperti kasus-kasus yang selama ini saya tangani, selalu saja ada hal menarik yang bisa dibagikan dan diambil pelajarannya.
Saya akan coba ceritakan kasus pendampingan saya dalam penulisan buku berjudul Rahasia Mendapatkan Nilai 100 (Sinotif, 2008) karya Hindra Gunawan. Kasus terakhir yang saya tangani ini terbilang sangat menarik, mengingat dalam waktu kurang dari tiga bulan, Hindra berhasil menuntaskan dan menerbitkan bukunya, sekaligus mendirikan sebuah penerbitan mandiri bernama Sinotif Publishing.
Tambah menarik lagi, mengingat si penulis adalah seorang pengajar sekaligus eksekutif lima perusahaan, yang sehari-hari benar-benar disibukkan oleh urusan bisnisnya, tetapi masih sanggup bagi waktu demi menyelesaikan penulisan buku setebal 200 halaman lebih itu. Dan, menampingi penulis-penulis “gila” semacam ini memang salah satu kegemaran saya he he he….
Baik, ketika menerima tawaran sebagai coach atau pendamping dalam proses penulisan buku ini, saya sempat membayangkan bahwa ini adalah sebuah proyek y
... baca selengkapnya di BOOK COACHING: MENJADI PENDAMPING PENULIS Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1