Friday, August 26, 2016

Biola

Biola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain,mereka berdiri dan berteriak, "Hebat, hebat."

Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu. Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu senar." Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini.

MAKNA: Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan dan semua hal yang
... baca selengkapnya di Biola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Saturday, August 20, 2016

Peleburan Rasa

Peleburan Rasa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Membiarkan dirimu terpuruk dengan masa lalu bukanlah jalan keluar. Bangkitlah! tanpa kau coba melupakan masa lalu, tapi menjadikannya sebuah pelajaran.

Tengoklah keluar, lihatlah pohon itu dari balik jendela kamarmu. Betapa bebasnya angin menggerakkan dahan-dahan itu, dahan-dahan itu seperti menari dengan piawai walau kekuatan angin begitu kuat disertai buliran-buliran hujan yang jatuh dari mega mendung. Dahan-dahan itu meliuk menikmati simphoni alam. Nyanyian hujan yang jatuh dari langit hitam.

Lihatlah lagi, kehebatan angin yang merusak kesetiaan bunga pada pohonnya. Begitu kejamnya angin itu yang telah memisahkan bunga dan menjadikannya bertebaran dimana-mana hingga akhirnya menjadi sampah!

Seperti pohon, aku bisa goyah, dan bisa pula semakin goyah karena angin mengibaskanku begitu kuatnya. Lalu, pada siapa aku harus menopang rasa ini agar tak terombang-ambing seperti dahan-dahan itu? Tanyaku padamu yang tengah memandangi rinai hujan dalam kesenjaan.

Dengarlah, aku merasa jarum-jarum hujan terus mengguyurku, angin terus mengangguku. Bukannya aku menyalahkan apa yang telah diciptakan oleh Sang Kuasa. Bukan. Tapi aku ingin menyalahkanmu dalam tanda kutip masa lalumu. Kau pasti mengerti maksudku, anggap saja jarum hujan
... baca selengkapnya di Peleburan Rasa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, August 17, 2016

My Love is My Best Friend

My Love is My Best Friend Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Handini Audita

Hampir semua orang di dunia ini pernah merasakan kehadiran seorang sahabat. Bahkan anak-anak TK pun memiliki sahabat. Memiliki sahabat adalah sebuah anugrah yang luar biasa. Sahabat adalah orang yang tepat untuk diajak berbagi, bersenang-senang, membagi kesedihan, atau bahkan menjadikan tempat bersandar dikala kita terjatuh ke dalam suatu masalah. Sahabat adalah seorang motivator yang baik. Bagaimanapun penampilan dan sifat sahabat kita, pasti kita akan menerimanya karena kita sudah terlanjur merasa nyaman apabila berada di dekatnya. Sahabat akan selalu mendukung kita, dan mengingatkan kita agar tidak terjatuh. Seorang sahabat pasti juga bisa diajak bersenang-senang, bercanda, tapi bisa juga diajak serius. Pernahkah kalian merasakan betapa bahagianya kita apabila dianugrahi seorang sahabat?

Jika kalian pernah memiliki seorang sahabat pasti kalian akan menjawab SAYA SANGAT BAHAGIA. Wah… Kalau begitu, aku jadi berpikir.. Betapa bahagianya aku kalau aku bisa memil
... baca selengkapnya di My Love is My Best Friend Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, August 3, 2016

Menentukan Tujuan Hidup

Menentukan Tujuan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Life is a promise; fulfill it. – Kehidupan ini adalah sebuah janji; Penuhi janji itu.” Mother Teresa Tujuan hidup adalah keyakinan, moral, atau standar yang akan mengendalikan hidup kita, sebab ia (tujuan hidup) memandu pola pikir dan perilaku kita. Contoh seorang ayah ingin meluangkan waktu bersama anak lelakinya. Ia merencanakan nonton pertandingan sepak bola. Tetapi ia kecewa karena mobilnya terjebak macet parah.

Sesaat kemudian ia segera melupakan rasa kecewa dan kembali ceria, sebab ia ingat tujuannya adalah meluangkan waktu bersama anak tersayang. Nonton bola hanya sarana untuk mencapai tujuan dan bisa diganti dengan cara lain. Lalu ia mampir ke sebuah kafe di pinggir jalan dan ia merasa senang karena benar-benar mencapai tujuannya yaitu menghabiskan waktu berdua dengan anaknya sepanjang hari.

Contoh lain misalnya dulu menikah tujuannya untuk mencari kebahagiaan berdua. Tetapi setelah dalam proses beberapa tahun, justru masing-masing mencari kesenangan sendiri-sendiri. Proses yang berat atau bahkan sangat mudah terkadang membuat kita lu
... baca selengkapnya di Menentukan Tujuan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kendal(i) Atas Kendal(a) Diri

Kendal(i) Atas Kendal(a) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di antara ribuan klien yang dilayani IISA Assessment Centre, terdapat sekitar lima puluhan klien yang berasal dari kalangan family business. Sebagian besar klien dari kluster ini memiiki persoalan yang hampir seragam: bagaimana membuat keputusan “suksesi kepemimpinan” perusahaan, yakni keputusan berkenaan dengan siapa yang kelak bakal menjadi penerus estafet kepemimpinan bisnis keluarga.

Dua pihak yang terlibat dalam proses suksesi ialah pertama, the founder (pendiri, ayah atau ibu) dan kedua, the successor (penerus, anak). The founder umumnya mempersepsikan atau mengenali kandidat successsor sebagai pribadi yang kompeten pada bidang keahlian sebagaimana sudah dipersiapkan lewat bidang studi atau pelatihan, sehingga tak ada alasan yang memberatkan untuk tidak memasang sang kandidat pada posisi direksi. Sebaliknya, para founder ini umumnya mengeluhkan buruknya kinerja para kandidat yang diungkapkan dengan sebutan “malas dan lembek”.

Kemalasan dan kelembekan ini dijabarkan sebagai kecenderungan menunda, pembawaan yang moody, ketakutan mengambil risiko, pembiaran diri berada dalam konflik kepentingan, kekakuan cara penyelesaian, kelemahan manajemen waktu, ketaklengkapan informasi lapangan, rendahnya daya determinasi diri, ketakutan dipersalahkan, dan ketidakseriusan mengurus hal yang belum familiar.

Hasil asesmen secara umu
... baca selengkapnya di Kendal(i) Atas Kendal(a) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Making Money On-Line

DonkeyMails.com: No Minimum Payout